Mulai Terapkan Absensi Sidik Jari


Manado – manadopost.co.id – Awal 2012, Biro Umum Sekretariat Provinsi (Setprov) Sulut mulai menerapkan sistem absensi sidik jari. Kepala Biro Umum Farly Kotambunan SE mengatakan, pemberlakuan sistem ini ampuh dalam mendisiplinkan PNS. Sudah menjadi komitmen Biro Umum untuk meningkatkan disiplin, kinerja dan pelayanan kepada masyarakat, kata Kotambunan. Keuntungan lainnya dari absensi sidik jari, lanjutnya, dapat menyajikan laporan yang lengkap dan tidak dapat dimanipulasi, serta tidak memerlukan pengawasan langsung. Sistem ini akan memberangus budaya titip paraf antar sesama PNS, lugasnya. Untuk mengakomodir ratusan PNS di Biro Umum, mesin absensi sidik jari ini disiapkan sebanyak dua unit. “Ada dua alat untuk hampir 400 pegawai di Biro Umum. Ini adalah jumlah yang paling besar di Sekretariat.

Kami sengaja menyediakan dua alat agar antrean saat absensi tidak panjang, imbuh mantan Kepala UPTD Samsat Manado ini. Di Biro Umum, menurut Kabag TUP Jemmy Ringkuangan AP MSi, tercatat ada 189 PNS, dan 203 tenaga kontrak, yang semuanya wajib mengisi absen melalui mesin sidik jari. Penggunaan absensi sidik jari di Biro Umum ini sendiri sudah di-launching Gubernur Sulut Dr SH Sarundajang, 2011 lalu. Dengan begitu, Biro umum menambah daftar SKPD yang sudah menggunakan mesin sidik jari selain Biro Keuangan, dan Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda) Sulut yang telah menerapkannya terlebih dahulu.(gyp)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s