Disiplinkan Dewan, Pakai Absen Sidik Jari


SURABAYA – surabayapagi.com – Sejumlah anggota DPRD Kota Surabaya melakukan uji coba absensi dengan menggunakan sidik jari (Finger Print) sebagai upaya mendisiplinkan anggota dewan yang mulai aktif diberlakukan mulai Rabu (20/7).

Diketahui anggota DPRD yang sudah menguji coba absen sidik jari yang dipasang di depan ruang Badan Kehormatan (BK) DPRD Surabaya pada Selasa (19/7) di antaranya anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) Agustin Paulina dan Ketua Komisi A DPRD Armudji.

Pada rapat badan musyawarah (banmus) DPRD, semua anggota sepakat dengan absensi itu,” kata Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Surabaya, Agus Santoso saat ditemui di ruang Komisi C DPRD setempat, Selasa.

Menurut Agus, untuk absensi baru usulan Ketua DPRD Surabaya Wishnu Wardhana, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada seluruh anggota dewan. Hal itu dilakukan karena kode etik dan tata cara BK baru saja selesai dan dievaluasi Gubernur Jatim.

Mesin Absensi ini perlu dilakukan agar jangan sampai menjadi citra buruk di masyarakat,” terangnya.Agus mengatakan anggota dewan digaji rakyat, tentunya anggota dewan tidak asal-asalan datang ke DPRD yang semestinya berangkatnya pukul 09.00 WIB tapi kenyataan pukul 13.00 WIB atau 14.00 WIB. “Ini tidak mewakili rakyat tapi mewakili diri sendiri,” ujarnya.

Untuk itu, lanjut dia, anggota dewan seperti itu perlu disiplinkan karena pada pasal 78 Tata Tertib DPRD Surabaya Nomor 50 Tahun 2010 jelas disebutkan bahwa rapat rapat di DPRD untuk hari aktif yakni Senin sampai Kamis dimulainya pukul 09.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB, sedangkan Jumat dimulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB.

Saat ditanya, apakah di dalam tatib ada sanksi bagi mereka yang melanggar, Agus mengatakan tidak ada sanksi baik berupa denda maupun pemotongan tunjangan. “Hanya saja sanskinya ada sanksi moral,” katanya.

Bahkan BK setiap pekan akan mengumumkan daftar wakil rakyat yang sering absen dan tidak di papan pengumuman depan ruang BK.

“Jadi akan ketahuan misalnya ada anggota dewan yang berangkat pukul 12.00 WIB dan pulang pukul 13.00 WIB,” katanya.Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga memberikan sanksi berupa teguran seperti hanya ketika ada anggota dewan yang tidak ikut rapat dengar pendapat di DPRD selama tiga kali berturut-turut, maka BK akan kembalikan ke fraksinya untuk sanksinya.

Begitu juga apabila ada enam kali tidak ikut rapat paripurna DPRD secara berturut turut maka rekomendasinya ke ketua DPRD apakah perlu diganti atau tidak yang tentunya diserahkan terlebih dahulu ke fraksinya masing-masing.

 
“Ini fungsi kontrol, saya selaku ketua BK perlu melakukan hal ini. Sesuai rencana hari ini (19/7) sudah bisa diuji coba,” tuturnya.

Sesuai hasil rapat banmus, BK akan memberikan pin untuk absen baru “finger print”. “Ini efektif setelah anggota dewan menerima surat dari Ketua DPRD yang dibagikan hari ini,”
katanya.
Agus juga membantah bahwa pemasangan absensi sidik jari merupakan pengalihan isu berupa kasus bimbingan teknis (bimtek) anggota DPRD Surabaya yang kini disidik Polrestabes Surabaya.Sebelumnya, Ketua DPRD Surabaya Wishnu Wardhana sempat mengusulkan agar mewajibkan absen sidik jari yang berlaku bagi seluruh anggota dewan agar lebih disiplin dalam kinerjanya.

Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Surabaya Erick Reginal Tahalele mengatakan usulan Ketua DPRD berupa absensi sidik jari itu tidak menyelesaikan keruwetan, namun menambah masalah dalam lembaga legislatif.

 
“Kita bukan staf sekretariat DPRD. Karena kalau diabsen, konsekuensinya ada jam lembur kalau jam kerja anggota dewan melebihi ketentuan. Terus nanti makan siangnya gimana. Tapi, ya, seperti itu dia (Wishnu) kalau punya mau. Dia juga langsung menyuruh sekretaris DPRD memasang alat absen sidik jari,” pungkasnya.( ton)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s