Presensi Sidik Jari di Pemkab Baru Sebatas Wacana


Purbalingga – Kota Perwira – Penggunaan sidik jari (fingerprint) untuk presensi kehadiran masih sebatas wacana di Pemkab Purbalingga. Menurut Kepala Bagian Organisasi dan Kepegawaian Setda Drs Muh Nurhadi MM, sebenarnya presensi sidik jari ini dapat menjadi awal dari perubahan tata naskah dinas yang serba digital/elektronik.

“Wacana Sidik Jari untuk presensi kehadiran memang sudah lama, dan pada saat pembahasan rencana anggaran tahun 2012 kemarin, saya sampaikan lagi wacana ini kepada Bapak Bupati,” ujarnya, usai mengikuti Apel Kerja di Halaman Kantor Setda Purbalingga, Kamis (22/9).
Nurhadi menambahkan, Bupati Drs Heru Sudjatmoko MSi meminta pihaknya untuk melakukan studi banding pada Dinas Kesehatan Purbalingga yang telah lebih dulu menerapkan fingerprint ini. Kajian mencakup pagu anggaran, efektifitas, serta analisa SWOT atau studi kelebihan, kelemahan, ancaman dan tantangannya.
“Kalau dibandingkan membeli tanah atau aset pemda lainnya, penerapan presensi kehadiran menggunakan sidik jari ini sebenarnya tidak terlalu makan banyak anggaran. Persoalan bukan pada besar kecil anggarannya, tapi komitmen semua pihak yang berpengaruh pada pengambilan keputusan,” ujarnya.
Penggunaan sidik jari sebagai presensi kehadiran, kata dia, dapat menjadi titik awal perubahan tata naskah dinas menuju dunia digital/elektronik. Mau tidak mau, suka tidak suka, menurut Nurhadi, pemerintah daerah harus menyesuaikan tuntutan globalisasi ini. Digitalisasi tata naskah dinas juga meminimalisir terjadinya penyalahgunaan wewenang atau kekeliruan-kekeliruan yang mengakibatkan pembengkakan biaya.
“Konsekuensi digital memang berat, tapi kalau semua memiliki komitmen untuk reformasi birokrasi tidak ada kata sulit. Sekali lagi ini bukan masalah biaya, tapi lebih pada komitmen semua pihak terutama para pimpinan,” tegasnya lagi.
Kendala reformasi birokrasi, kata dia, memang kembali pada para pimpinan dan pihak-pihak yang dipimpinnya. Jika tidak terdapat komitmen yang kuat, seberapapun besar alokasi anggaran untuk reformasi birokrasi, Nurhadi yakin tak akan berpengaruh banyak.

Sumber: http://kotaperwira.com/presensi-sidik-jari-di-pemkab-baru-sebatas-wacana#ixzz1ZmGCnmUw
daplun@KotaPerwira

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s